CaraMemperbaiki PC Yang Rusak Senin, 22 Mei 2017 Edit. Jika PC sering kali menunjukan adanya peng-alamatan yang rumit, atau menampilkan suatu pesan error, mengeluarkan bunyi beep yang terus menerus secara beraturan atau tidak beraturan, PC tersebut kemungkinan besar sedang dalam masalah, saya akan memberikan Tips dan solusi untuk mengatasi Karenajika tidak, otomatis komputer tidak akan bekerja seperti biasanya. Demikian, berikut ini adalah ciri-ciri prosesor rusak yang perlu diketahui. 1. Komputer Tidak Menyala (Blank Screen) Image: ytimg.com. Ciri paling utama yang terlihat jelas jika prosesor rusak adalah terjadinya blank screen ketika anda menyalakan komputer atau laptop. . ï»żPilih Kawasan Anda Masuk untuk mengakses konten terbatas Menggunakan Pencarian di Anda dapat dengan mudah mencari di seluruh situs dalam beberapa cara. Nama Merek Core i9 Nomor Dokumen 123456 Nama Kode Alder Lake Operator Khusus “Ice Lake”, Ice DAN Lake, Ice ATAU Lake, Ice* Tautan Cepat Anda juga dapat mencoba tautan cepat di bawah ini untuk melihat hasil pencarian paling populer. Informasi Produk Dukungan Driver & Perangkat Lunak Pencarian Terbaru Masuk untuk mengakses konten terbatas Pencarian Tingkat Lanjut Hanya pencarian di Judul Deskripsi ID konten Sign in to access restricted content. Versi peramban yang Anda gunakan tidak disarankan untuk situs untuk memutakhirkan ke versi peramban terbaru dengan mengklik salah satu tautan berikut. Safari Chrome Edge Firefox Cara Memperbaiki Penggunaan CPU yang Tinggi Fokus Utama CPU Task Manager Driver Apakah suatu proses menghabiskan hampir semua sumber daya CPU Anda? Berikut adalah cara untuk memperbaiki penggunaan CPU yang tinggi. Apakah suatu proses menghabiskan hampir semua sumber daya CPU Anda? Berikut adalah cara untuk memperbaiki penggunaan CPU yang tinggi. Unit pemroses sentral central processing unit/CPU adalah otak dari PC. Semua komponen utama sistem, seperti kartu grafis dan RAM, mengandalkan instruksi CPU. Inilah sebabnya prosesor yang berfungsi dengan benar adalah bagian penting dari setiap PC game. Bila game tersendat atau crash, aplikasi yang terbuka akan berhenti bereaksi terhadap input baru, atau program sangat lambat saat dibuka, penggunaan CPU yang tinggi secara tidak normal dapat menjadi penyebabnya. Mari kita lihat langkah-langkah tentang cara memperbaiki penggunaan CPU yang tinggi di WIndows* 10. 1. Boot Ulang Langkah pertama simpan pekerjaan dan mulai ulang PC Anda. "Matikan dan nyalakan kembali" adalah nasihat pemecahan masalah klasik karena alasan tertentu. Cara ini dapat menyelesaikan masalah, terutama jika Anda sudah lama tidak memulai ulang — boot ulang dapat membersihkan file sementara dan berpotensi mengatasi pelambatan dalam proses-proses yang sudah berjalan lama. 2. Akhiri atau Mulai Ulang Proses Buka Task Manager CTRL+SHIFT+ESCAPE. Jika suatu progam mulai meningkat lagi penggunaan CPU-nya kembali bahkan setelah dimulai ulang, Task Manager menyediakan salah satu metode paling mudah untuk melacaknya. Perhatikan, program layar penuh seperti game kadang-kadang akan mengalihkan fokus dari Task Manager menyembunyikannya di belakang jendelanya. Untuk mencegahnya, klik "Options" di bilah menu atas, kemudian pilih "Always On Top". Jika memiliki monitor kedua, Anda juga dapat menyeret jendela Task Manager ke sana. Setelah berada di Task Manager, klik tab Processes di bagian atas. Klik "More details" di bagian bawah tab ini untuk memperlihatkan berbagai proses latar belakang Windows. Cari kolom "CPU" di dekat bagian atas tab Processes dan klik untuk mengurutkan berdasar penggunaan CPU Anda kemungkinan akan mengalami penggunaan CPU yang tinggi saat memainkan game, menjalankan editor video atau aplikasi streaming, melakukan pemindaian antivirus, atau membuka banyak tab browser. Jika Anda menghadapi situasi penggunaan CPU yang tinggi semacam ini setiap hari, Anda sebaiknya menutup semua program latar belakang dan tab yang tidak digunakan, kemudian kembali ke Task Manager untuk melihat apakah situasinya berubah. Penting untuk diingat bahwa penggunaan CPU yang tinggi saat multitasking mungkin saja normal. CPU modern menangani situasi multitasking dengan memecah proses ke beberapa core prosesor, yang mengerjakan serangkaian instruksi berbeda secara bersamaan. Teknologi Hyper-Threading Intel Teknologi HT Intel membuatnya selangkah lebih maju, membuat beberapa "thread" eksekusi di setiap core, yang masing-masing menangani proses berbeda. Jika penggunaan CPU dari program berat seperti Adobe Premiere tinggi, mungkin itu hanya karena penggunaan core CPU yang tersedia secara efisien. Teknologi Intel Turbo Boost juga dapat membantu memproses beban kerja berat dengan meningkatkan frekuensi CPU Anda secara dinamis. Rangkaian prosesor Intel Coreℱ X-series memiliki alat lain untuk membantu menghindari perlambatan, karena Intel Turbo Boost Max Technology secara otomatis mengalokasikan tugas terbesar ke inti prosesor tercepat Anda, sekaligus meningkatkan frekuensi inti tersebut. Teknologi prosesor tersebut dapat meningkatkan kecepatan multitasking dan penggunaan program yang berat, tetapi situasi penggunaan CPU yang tidak normal masih dapat muncul. Jika Anda melihat sebuah proses latar belakang dengan nama seperti Runtime Broker, Windows Session Manager, atau Cortana di bagian atas kolom CPU saat Anda mencapai 100% penggunaan CPU, berarti Anda memiliki masalah. Proses Windows tersebut dirancang untuk menggunakan sangat sedikit tenaga pemrosesan atau memori dalam keadaan biasa — Anda akan sering melihatnya menggunakan 0% atau 1% di Task Manager. Bila PC Anda sedang menganggur, semua proses ini secara bersamaan biasanya menggunakan kurang dari 10% kapasitas CPU. Namun, perilaku bermasalah atau tak diharapkan — misalnya, salah satu proses Windows mencoba dan mencoba kembali melakukan tindakan pencarian yang telah dinonaktifkan di lain — kadang-kadang dapat menyebabkan proses menghabiskan hampir semua sumber daya sistem Anda. Setelah membuka Task Manager dan menemukan proses yang tak diharapkan menghabiskan CPU Anda, cari di online untuk mengidentifikasinya. Anda tidak ingin menghentikan proses seperti yang mengelola banyak elemen grafis seperti desktop dan menu Start atau tugas startup dan layar CTRL+ALT+DEL, kecuali jika Anda memiliki alasan yang bagus. Setelah Anda mengidentifikasi bahwa proses tersebut tidak penting dan, sekali lagi, memeriksa bahwa Anda telah menyimpan semua yang sedang dikerjakan, klik pada proses tersebut untuk memilihnya, kemudian klik End Process di kanan bawah Task Manager. End Process akan menyebabkan program ditutup tanpa menyimpan. 3. Perbarui Driver Jika suatu proses masih terlalu banyak menggunakan CPU, cobalah memperbarui driver Anda. Driver adalah program yang mengontrol perangkat tertentu yang terhubung dengan motherboard Anda. Dengan memperbarui driver Anda dapat menyingkirkan masalah kompatibilitas atau bug yang menyebabkan peningkatan penggunaan CPU. Buka menu Start, kemudian Settings. Klik Updates & Security, kemudian tombol “Check for Updates”. Ini akan memperbarui driver penting. Pabrikan kartu grafis juga menyediakan utilitas seperti NVIDIA GeForce Experience untuk GPU yang dapat meningkatkan performa keseluruhan saat bermain game. Beberapa bug langka juga mungkin diperbaiki dengan memperbarui versi BIOS Anda. BIOS Basic Input Output System adalah firmware yang diinstal pada motherboard yang mengeluarkan instruksi ke komponen lain komputer selama start-up. Karena memperbarui BIOS biasanya tidak menyebabkan peningkatan performa dan dapat menimbulkan masalah baru, maka hanya lakukan ini jika Anda mengidentifikasi bug penyebab penggunaan CPU yang tinggi dan menemukan pembaruan BIOS yang secara langsung mengatasinya. Anda dapat memperbarui BIOS secara otomatis dengan utilitas yang disediakan pabrikan motherboard, atau secara manual, dengan masuk ke halaman web pabrikan. Cari dahulu model motherboard dan nomor versi BIOS Anda, kemudian masuk ke situs web pabrikan, klik "Support", kemudian klik "BIOS" untuk menemukan pembaruan yang relevan. Tidak yakin motherboard apa yang Anda miliki? Klik tombol Start, kemudian ketik "System Information" dan klik pada program ini saat muncul. Perhatikan bidang-bidang "System Manufacturer", "System Model", dan "BIOS Version/Date" di jendela System Information untuk menemukan motherboard Anda. Misalnya, board Z170X dari GIGABYTE. Periksa ulang nomor versinya untuk memastikan Anda belum memiliki versi terbaru. Jika belum, unduh dan instal versi BIOS baru, boot ulang, dan periksa lagi Task Manager untuk melihat apakah masalah tetap terjadi. 4. Pindai Malware Jika masalah tetap terjadi, ada kemungkinan itu disebabkan oleh malware yang menyamarkan dirinya sebagai proses Windows normal. Beberapa program berbahaya menggunakan bandwidth CPU dan GPU untuk tujuan berbeda misalnya, menambang mata uang kripto sembari muncul di Task Manager dengan nama yang tidak asing seperti “ atau "Runtime Broker". Jalankan pemindaian penuh dengan program virus pilihan Anda untuk memeriksanya. Pemindaian keamanan offline yang disediakan gratis dari Windows Security berjalan dalam taskbar atau pengaturan Windows adalah pilihan bagus. 5. Opsi Daya Beberapa pengaturan daya dapat mengurangi kecepatan CPU Anda di laptop maupun desktop. Periksa Opsi Daya Anda dengan mengklik menu start dan mengetikkan “Edit Power Plan”. Setelah terbuka, klik “Power Options” di bilah alamat di bagian atas jendela. Anda akan melihat layar ini Klik "Show additional plans", kemudian aktifkan paket selain penghemat daya. Sekarang buka lagi Task Manager untuk melihat apakah penggunaan CPU kembali normal. 6. Temukan Panduan Spesifik Online Beragam proses boleh jadi bertanggung jawab terhadap penggunaan CPU yang tinggi, dan tidak ada solusi yang sama untuk semua masalah. Untuk menemukan nasihat spesifik, lihat nama proses tersebut dari tab Processes atau Details tampilan yang lebih spesifik dari Task Manager, kemudian cari di online untuk utas dukungan tentang topik tersebut. Jika tidak ada hasil dari pertanyaan awal Anda, tambahkan informasi spesifik yang mungkin membantu, seperti model prosesor tercantum di sebelah "Processor" di System Information, dan nama program lain yang kelihatannya menyebabkan masalah. Jarang ditemukan bug yang belum didiskusikan dalam forum perangkat keras dan game, jadi luangkan waktu untuk mencoba beberapa variasi pada pencarian Anda. Anda dapat menemukan rekomendasi online untuk menonaktifkan layanan dengan menggunakan database Windows Registry. Ini seringkali merupakan solusi sementara, tetapi patut dicoba ketika perbaikan permanen tidak tersedia. Lanjutkan membaca jika Anda mempertimbangkan cara ini. Sebelum membuat perubahan apa pun ke registry, penting sekali membuat titik pemulihan. Ini akan menyimpan pengaturan sistem komputer saat ini dan memungkinkan Anda memulihkannya jika pengeditan Registry secara tidak sengaja berdampak pada stabilitas sistem. Untuk membuat titik pemulihan, klik Start, kemudian ketikkan “Create a restore point”. Kemudian Anda perlu memilih hard drive dan klik "Configure". Pilih “Turn on system protection” dalam layar System Protection dan pilih berapa banyak ruang disk yang ingin Anda alokasikan. System Restore harus menggunakan setidaknya 1 GB, tetapi dapat diatur untuk menggunakan minimal 1% pada drive yang lebih besar. Namun, mengalokasikan ruang disk yang lebih banyak akan memungkinkan Windows membuat titik pemulihan yang lebih banyak sebelum menghapus yang lama. Setelah Anda mengklik Apply, kembalilah ke layar sebelumnya dan tekan tombol "Create" untuk mengatur titik pemulihan. Langkah berikut akan bervariasi bergantung pada proses yang terpengaruh, tetapi ingatlah bahwa jika Anda membuat perubahan besar pada Windows berdasarkan nasihat online, maka Anda seharusnya membuat titik pemulihan sebagai opsi fallback. 7. Menginstal Ulang Windows Jika Anda sudah memiliki titik pemulihan sebelum masalah CPU dimulai, cobalah menggunakannya. Tetapi karena Windows secara default menonaktifkan System Protection, maka kebanyakan dari kita tidak memilikinya. Dalam hal ini, pilihan terakhir Anda mungkin adalah menginstal ulang Windows. Ini dapat menjadi proses yang panjang, tetapi juga berpotensi mengatasi masalah penggunaan CPU yang disebabkan oleh perangkat lunak. “Reset this PC” di Windows 10 akan menghapus instalasi semua program, tetapi membiarkan file pribadi Anda. Setelah itu, Anda nanti harus menginstal ulang semua program non-Windows yang digunakan, dan pengaturan Anda di semua program ini akan hilang kecuali jika Anda menyimpan dan membuat cadangannya. Untuk berjaga-jaga, cadangkan juga semua file pribadi Anda — baik di drive eksternal atau melalui layanan penyimpanan cloud. Bila Anda siap memulai, klik tombol Start dan ketikkan "Reset this PC". Kemudian klik "Get Started". Proses ini mungkin memakan waktu satu jam atau lebih. Ketika selesai, Anda nanti perlu menginstal ulang program yang digunakan. Program Lainnya CPU-Z adalah alat yang bisa diandalkan untuk memeriksa informasi umum tentang CPU dan motherboard Anda. Setelah menginstal dan membukanya, Anda akan melihat secara persis nomor model CPU dan motherboard yang dicantumkan, serta beberapa informasi performa. Gunakan nomor model itu untuk mencari secara online thread dukungan yang terkait dengan penggunaan CPU. Task Manager bukanlah satu-satunya cara untuk melihat apa yang dilakukan oleh proses latar belakang. Process Monitor tidak hanya mencatat penggunaan CPU, tetapi juga registry, sistem file, dan aktivitas jaringan. Lihat aktivitas jaringan menggunakan alat ini jika Anda menduga bahwa suatu proses adalah malware. Demikian pula, Performance Monitor adalah alat bawaan Windows yang memberikan Anda tampilan lebih detail tentang penggunaan CPU proses dari waktu ke waktu. Untuk membukanya, gunakan Tombol Windows + R, kemudian ketikkan "perfmon". Performance Monitor memiliki fitur canggih yang terlalu banyak untuk dijelaskan di sini, tetapi singkatnya, ia mempermudah kita memecah penggunaan CPU ke dalam beberapa kategori per proses dan melacaknya dari waktu ke waktu untuk pemecahan masalah tingkat lanjut. Temukan Cara Lain untuk Mempercepat CPU Anda CPU dirancang untuk berjalan secara aman dengan penggunaan CPU 100%. Namun, Anda sebaiknya menghindari situasi ini bila hal itu menyebabkan pelambatan yang kentara di game. Langkah-langkah di atas akan mengajari Anda cara memperbaiki penggunaan CPU yang tinggi dan diharapkan memecahkan masalah yang memiliki dampak besar pada penggunaan CPU dan permainan game Anda. Namun, tidak semua masalah CPU dapat diatasi dengan perbaikan perangkat lunak. Jika cuma karena CPU Anda tidak dapat memenuhi tuntutan game atau program yang ingin dijalankan, mungkin sudah saatnya melakukan upgrade. CPU Intel terbaru memberikan peningkatan performa untuk pengguna multitugas dan pemain yang ingin meningkatkan performa mereka. Periksa rangkaian fitur untuk CPU laptop dan desktop gaming Intel untuk melihat peningkatan yang tersedia. Ikhtisar Boot Ulang Akhiri Proses Driver Malware Daya Panduan Online Reinstall Windows Program Lainnya Pelajari Lebih Lanjut Pilih Kawasan Anda Masuk untuk mengakses konten terbatas Menggunakan Pencarian di Anda dapat dengan mudah mencari di seluruh situs dalam beberapa cara. Nama Merek Core i9 Nomor Dokumen 123456 Nama Kode Alder Lake Operator Khusus “Ice Lake”, Ice DAN Lake, Ice ATAU Lake, Ice* Tautan Cepat Anda juga dapat mencoba tautan cepat di bawah ini untuk melihat hasil pencarian paling populer. Informasi Produk Dukungan Driver & Perangkat Lunak Pencarian Terbaru Masuk untuk mengakses konten terbatas Pencarian Tingkat Lanjut Hanya pencarian di Judul Deskripsi ID konten Sign in to access restricted content. Versi peramban yang Anda gunakan tidak disarankan untuk situs untuk memutakhirkan ke versi peramban terbaru dengan mengklik salah satu tautan berikut. Safari Chrome Edge Firefox Cara Memperbaiki PC yang Tidak Mau Menyala Fokus Utama Diagnosis Pemeriksaan Kabel Pemeriksaan Motherboard Casing Pengujian Perangkat Keras Anda mungkin merasa jengkel dan kesulitan untuk mengetahui sumber permasalahan saat pc/komputer tidak mau menyala. Pemecahan masalah dapat membantu Anda mengetahui apa masalahnya dan membuat Anda bermain game kembali. Anda mungkin merasa jengkel dan kesulitan untuk mengetahui sumber permasalahan saat pc/komputer tidak mau menyala. Pemecahan masalah dapat membantu Anda mengetahui apa masalahnya dan membuat Anda bermain game kembali. Anda mungkin merasa kesulitan untuk mengetahui sumber permasalahan saat PC/Komputer tidak mau menyala. PC Modern adalah mesin yang kompleks, sehingga mungkin tidak dapat menunjukkan sumber masalah dengan jelas. Dengan banyaknya kemungkinan konfigurasi perangkat keras, mesin tidak dapat mendiagnosis semua masalah. Maka, kami menyediakan langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengidentifikasi penyebab PC tidak mau menyala dan memperbaikinya. Jika Anda sedang merakit PC tetapi tidak pernah berhasil menyala atau mencoba memperbaiki masalah baru yang sebelumnya berfungsi dengan benar, maka solusi diagnostik seharusnya dapat membantu. Diagnosis PC tidak mau menyala dapat memiliki beberapa arti. Agar lebih jelas, kami mengartikannya demikian, sistem tidak bereaksi sama sekali saat Anda menekan tombol daya di casing, atau sistem hanya menyala sebentar lalu mati lagi. Jika PC dapat menyala tetapi layar tidak menampilkan apa pun, atau jika sistem terhenti pada pengaturan BIOS dan tidak dapat mengakses sistem operasi, harap baca panduan pemecahan masalah mengenai '”Mengapa Tidak Dapat Melakukan Boot ke Windows?' Kami akan membahas detail mengenai berbagai perangkat keras PC saat proses diagnostik sedang berlangsung. Gunakan panduan merakit PC sebagai referensi untuk pertanyaan mengenai cara merakit perangkat keras PC atau tentang komponen tertentu. Sebaiknya, coba baca panduan terlebih dahulu untuk menemukan solusi yang paling mendekati situasi Anda. Hal ini dapat menyediakan informasi mengenai hal yang akan terjadi sebelum Anda memulai proses diagnostik, tetapi jika situasi Anda tidak cocok dengan semua masalah tersebut, silakan mulai dengan langkah yang paling sesuai. Langkah 1 Memeriksa Kabel Jika sistem menerima daya, ditunjukkan dengan LED pada komponen internal PC yang menyala, lewati ke Langkah 3. Jika tidak, mulailah dengan melihat kabel di dinding Anda. Tes apakah stopkontak listrik dinding tersebut aktif dengan menyambungkan perangkat misalnya lampu yang berfungsi dan lihat apakah perangkat menyala. Pastikan semua pelindung lonjakan listrik atau soket ekstensi sudah tersambung dengan benar ke dalam stopkontak listrik, dan bahwa steker daya sudah menyala. Sambungkan perangkat lain ke soket ekstensi dan pastikan perangkat dapat berfungsi dengan benar. Periksa kembali bahwa steker on/off catu daya PC berada di posisi menyala. Pastikan bahwa kabel daya PC sudah tersambung dengan benar ke stopkontak dan catu daya, karena mungkin kabel longgar seiring dengan berjalannya waktu. Setelah memeriksa kembali koneksi dari PC ke dinding, ujilah kabel daya PC yang tersambung ke PSU Anda disebut juga kabel C13. Banyak juga monitor yang menggunakan kabel seperti PSU desktop. Jika desktop Anda juga demikian, tukar kabel monitor kabel dengan kabel PC, dan lihat apakah monitor dapat menyala. Jika tidak, coba gunakan kabel untuk monitor PC Anda. Ganti dengan kabel C13 jika Anda tidak memiliki kabel cadangan. Perlu diingat bahwa beberapa pengaturan PC berdaya tinggi menggunakan kabel pengukur muatan yang lebih tinggi, jadi pastikan Anda menggantinya dengan kabel berukuran muatan serupa. Setelah mengeluarkan kabel dan stopkontak listrik, perhatikan pengaturan kabel di dalam casing Anda. Langkah 2 Kabel Internal Langkah berikutnya memeriksa bagian dalam build untuk memastikan bahwa tidak ada kabel yang longgar atau mengalami gangguan. Perlu diingat bahwa garansi mungkin dibatalkan jika Anda membuka PC sistem prabuat, maka sebaiknya hubungi pembuat sistem terlebih dahulu sebelum Anda melanjutkan. Mulai dengan mencabut kabel yang mangalirkan catu daya PC ke stopkontak listrik sebelum melakukan apa pun di komputer Anda. Pastikan juga bahwa semua periferal eksternal, seperti keyboard, mouse, atau hard drive eksternal, sekaligus kabel monitor yang terpasang ke komputer Anda sudah dicabut. Kadang perangkat USB atau kabel koneksi layar dapat menyebabkan masalah daya, dan jika PC dapat melakukan boot tanpa kabel, pasang kabel satu per satu dan coba hingga Anda menemukan periferal yang bermasalah, lalu coba dan boot tanpa kabel, atau coba dengan kabel pengganti. Jika tetap tidak berfungsi, cabut kabel komputer dari stopkontak dinding, dan buka casing untuk mengakses komponen internal. Proses berbeda-beda tergantung pada casing Anda, maka ikutilah semua dokumentasi dan panduan yang sesuai untuk mengakses bagian dalam PC. Setelah membuka casing, periksa semua sambungan dari catu daya ke komponen dalam PC, dan jika ada kabel yang longgar, kencangkan, lalu pasang kembali. Jika memiliki PSU modular catu daya dengan kabel pilihan Anda, periksa kembali apakah kabel juga telah terpasang dengan benar pada sisi PSU. Setelah memastikan bahwa tidak ada kabel yang longgar di semua sisi, coba apakah PC kini dapat menyala. Jika tetap tidak menyala, cabut semua kabel daya yang tersambung ke komponen. Cabut 24 pin dan kabel daya CPU yang tersambung ke motherboard, kabel daya tambahan yang tersambung ke perangkat PCIe seperti GPU dan SATA, serta konektor daya Molex yang tersambung ke perangkat penyimpanan dan aksesori lainnya. Untuk mempelajari koneksi catu daya lebih lanjut, baca panduan tentang power supply. Setelah Anda mencabut semua kabel dari PSU, ulangi pemasangan kabel daya motherboard dan CPU, sambungkan PC, dan lihat apakah sistem dapat menyala dengan indikator berupa kipas yang berputar dan lampu perangkat keras yang menyala. Jika berhasil, bagus! Kemudian Anda sebaiknya mematikan sistem dan mulai menyambungkan kembali kabel daya ke setiap perangkat keras, lalu coba hingga Anda menemukan perangkat keras yang menyebabkan masalah tersebut. Sekali lagi, jika Anda memerlukan panduan mengenai perangkat keras yang memerlukan koneksi catu daya atau memiliki pertanyaan lainnya, panduan tentang perakitan PC. Sambil melihat bagian dalam casing, waspadai hal yang dapat menyebabkan arus pendek listrik. Contoh umum dari masalah ini adalah motherboard yang langsung disekrup ke casing tanpa menggunakan standoff yang dibutuhkan, atau konektor Molex* dengan pin keliru yang bersentuhan dengan chassis. Hal ini jarang terjadi pada PC prabuat, tetapi tidak ada ruginya untuk tetap waspada karena kesalahan tersebut tidak selalu terlihat jelas. Setelah mencoba semua langkah di atas dan LED status komponen tetap tidak menyala, mungkin kesalahan terdapat pada PSU Anda. Jika memiliki catu daya cadangan yang masih berfungsi, sambungkan kabel CPU dan kabel motherboard 24 Pin dari PSU baru Anda untuk melihat apakah PSU dapat mengalirkan daya ke motherboard. Jika berhasil, maka kemungkinan besar PSU Anda bermasalah, dan Anda dapat menghubungi produsen unit yang rusak untuk langkah tindak lanjutnya. Langkah 3 Kode POST, Motherboard, dan Pengujian Perangkat Keras Mungkin sistem mendapatkan daya — dengan indikator berupa lampu perangkat keras internal yang menyala — tetapi tetap tidak dapat menyala dengan benar. Jika sistem tetap tidak bereaksi saat Anda menekan tombol daya di casing, atau jika hanya menyala untuk sesaat lalu mati kembali, ikuti langkah berikut ini. Kode Bip dan POST Walaupun sulit untuk mengetahui alasan kegagalan boot PC, kami memiliki pengujian bawaan yang dapat membantu Anda mengetahuinya. Kode Power On Self Test POST dan kode bunyi bip merupakan petunjuk audio visual yang digunakan produsen motherboard untuk menyampaikan hasil pengujian perangkat keras internal Anda. Sinyal tersebut dapat membantu Anda menentukan masalah perangkat keras yang membuat PC tidak dapat menyala. Kode POST terdiri dari dua angka yang menunjukkan lokasi masalah perangkat keras dalam proses boot sistem, dan biasanya dapat membantu Anda menemukan sumber permasalahan. Misalnya, jika kode POST menunjukkan kesalahan inisialisasi memori, Anda dapat memulai pemecahan masalah dari RAM. Banyak motherboard memiliki layar heksadesimal yang akan menampilkan kode dan petunjuk lokasi awal untuk memulai proses diagnostik. Jika motherboard tidak memiliki layar bawaan, Anda dapat menginstal kartu pengujian POST ke slot PCIe untuk menampilkan kode tersebut. Kode bunyi bip adalah petunjuk audio yang sama dengan kode POST. Dengan asumsi PC dapat menyala, Anda akan mendengar serangkaian bunyi bip. Sinyal audio ini merupakan fungsi diagnostik yang sama dengan kode POST — misalnya, jika Anda mendengar bunyi bip tiga kali berarti sistem tidak mendeteksi kartu video, maka sebaiknya atur kembali pemasangan GPU. Meskipun indikator ini berguna, setiap produsen motherboard menggunakan sistem kode yang berbeda-beda. Periksa dokumentasi motherboard Anda atau cari kode produsen motherboard di internet untuk melihat apakah masalah tersebut dapat diidentifikasi. Pembaruan BIOS Motherboard Jika tidak dapat menemukan kode POST, dan Anda telah mengikuti langkah di atas, pastikan bahwa BIOS motherboard yang digunakan adalah versi terbaru. Biasanya Anda dapat memperbarui BIOS motherboard ke versi terbaru, bahkan jika PC Anda tidak memiliki POST. Proses dapat berbeda-beda tergantung pada produsen motherboard, maka bacalah dokumentasi motherboard Anda atau cari di internet untuk memastikan bahwa Anda menggunakan versi BIOS sistem terbaru. Hal ini mungkin tidak berlaku jika komputer beroperasi dengan benar dan terhenti, atau jika Anda menggunakan sistem prabuat, tetapi jika Anda merakit PC dan tidak dapat menyala, khususnya jika Anda menggunakan motherboard yang lebih lama, periksa kembali apakah BIOS merupakan versi terbaru. Langkah 4 Tombol Daya Jika PC tidak dapat menyala namun lampu motherboard menyala, maka mungkin masalah terdapat pada tombol daya casing atau pada kabel yang menyambungkan tombol tersebut ke motherboard. Periksa apakah motherboard Anda memiliki tombol daya onboard. Tidak semua motherboard memilikinya; baca manual motherboard jika Anda tidak yakin atau kesulitan untuk menemukannya. Tombol daya ini dapat menyalakan sistem, sama seperti jika kabel tombol daya tersambung dengan benar. Jika berfungsi, maka masalahnya terdapat pada casing Anda. Jika motherboard tidak memiliki tombol daya onboard, gunakan obeng untuk memulai sistem dengan cepat. Berikut cara melakukannya Cari dua header steker daya di motherboard. Biasanya header kecil tersebut berlabel PWR_SW, dengan simbol + dan -. Jika kabel tombol daya dari casing sudah tersambung ke header, cabut kabel tersebut. Bacalah manual motherboard jika Anda kesulitan untuk menemukan header sakelar daya, karena label kadang sulit dibaca dengan mata telanjang. Pastikan bahwa kabel daya CPU 4/8 dan motherboard 24-pin telah tersambung dan PSU telah menyala juga mengalirkan daya. Sentuh perlahan kedua pin header steker daya dengan obeng logam, jika semuanya tersambung dengan benar maka sistem akan menyala. Proses ini sama seperti menekan tombol daya di casing yang tersambung dengan benar, atau menggunakan tombol daya onboard di motherboard. Jika sistem menyala saat menggunakan tombol daya onboard, atau saat memicu header dengan obeng, maka mungkin masalahnya terletak pada casing Anda. Jika casing memiliki tombol reset, maka Anda akan melihat bahwa kabelnya tersambung ke sakelar reset header di dekat header tombol daya. Coba ganti kabel ke header tombol daya dengan kabel dari tombol reset. Kabel tersebut beroperasi dengan cara yang sama, dan jika masalahnya terdapat pada tombol daya casing, maka mungkin Anda dapat menyelesaikan masalah dengan memasang kembali tombol reset ke header sakelar daya. Sebagai solusi sementara untuk menyalakan komputer, Anda dapat menekan tombol reset, bukan tombol daya. Hubungi produsen casing untuk solusi jangka panjang. Langkah 5 Menguji Komponen Jika komputer tetap tidak dapat menyala, mulailah menguji setiap bagian perangkat keras. Prosesnya sedikit berbeda dari pengujian semua kabel daya yang dilakukan sebelumnya. Dalam proses tersebut, Anda dapat mengidentifikasi kabel daya catu daya yang rusak. Kini, periksa koneksi ke motherboard dan pastikan bahwa semua perangkat keras dapat berkomunikasi dengan sistem. Mulai dengan membuka GPU, mencabut semua penyimpanan, melepaskan semua kabel dari I/O, dan hanya meninggalkan satu stik RAM dalam slot RAM pertama motherboard. Pastikan bahwa PSU dapat mengalirkan daya ke motherboard dan CPU, tapi jika tidak dapat melakukannya, cabut semua perangkat keras non-esensial dari sistem. Jika PC dapat menyala dengan setelan minimalis ini, tambahkan satu perangkat keras, coba nyalakan, lalu matikan. Jangan lupa untuk mengganti modul RAM minimal satu kali, karena mungkin masalahnya terletak pada stik Anda. Lanjutkan proses hingga sistem tidak dapat di-boot, yang akan mengindikasikan sumber permasalahannya. Jika komputer terus mengirimkan POST kecuali kerusakan perangkat keras, maka masalah sudah dapat bisa dipastikan, dan Anda dapat mulai memecahkan masalah perangkat keras atau mempertimbangkan untuk melakukan peningkatan. Pengujian Berkelanjutan Setelah mengikuti langkah pemecahan masalah di atas dan tetap tidak dapat menemukan masalahnya, mungkin motherboard, PSU, atau CPU Anda bermasalah. Setiap masalah perangkat keras tersebut memiliki alur pemecahan masalahnya masing-masing. Jika memiliki cadangan, ganti perangkat keras pada komponen yang diinstal sebelumnya dan lihat apakah masalah dapat diselesaikan. Pengujian dengan motherboard yang berbeda mungkin lebih sulit, karena Anda harus menginstal ulang CPU dan pendingin dengan asumsi keduanya kompatibel, tapi mengganti perangkat keras adalah cara yang paling mudah untuk memecahkan masalah. Jika ingin meningkatkan, ada banyak sumber daya tambahan yang dapat membantu Anda menemukan PC game baru. Pelajari Lebih Lanjut Cara Memilih Catu Daya PC Panduan tentang cara memilih catu daya PC yang tepat. Kami akan membahas hal mendasar, sehingga Anda mengetahui yang harus dicari. Buka Inti Bermain Game Dapatkan saran dari para profesional game internasional dan pakar teknologi game Intel. Semua hal tentang game Anda dapat menjadi jauh lebih baik. Ikhtisar Langkah 1 Memeriksa Kabel Langkah 2 Penulisan Internal Langkah 3 Kode POST Langkah 4 Tombol Daya Langkah 5 Komponen Pelajari Lebih Lanjut Cara Mengatasi CPU Fan Komputer dan Laptop Macet / Tidak Berputar - Pernahkah sobat mengalami kejadian menyalakan komputer atau laptop hanya nyala sebentar lalu mati lagi? Nah hal seperti ini bisa saja terjadi karena CPU Fan yang error yang ditandai dengan putaran kipas yang tidak standar biasanya terlalu lambat, macet-macet, atau fan cpu tidak berputar sama dibawa ke teknisi, sobat bisa melakukan pengecekan dan perbaikan sendiri karena cara memperbaiki cpu fan ini cukup atau laptop yang biasa digunakan sehari-hari merupakan perangkat yang terdiri dari beberapa komponen atau bagian, makanya perangkat tersebut lebih sering disebut tersebut mempunyai peranan masing-masing dan berkaitan satu sama lain dalam menjalankan sebuah proses pengolahan data atau informasi. Umumnya komponen pada komputer dan laptop yang lebih sering dikenal adalah processor, RAM, Harddisk, dan sebenarnya sobat dmiftah, ada sebuah komponen yang sering kali hanya dipandang sebelah mata yaitu kipas atau fan. Kipas atau CPU Fan ini memiliki peran yang sangat penting meskipun pekerjaannya hanya berputar lagi jika kipas atau CPU Fan ini error atau rusak, bukan hanya performa komputer dan laptop saja yang menurun atau terganggu, komponen utama lainnya pun bisa terganggu bahkan akan mengalami kerusakan yang fatal. Ngeri kan!Apa itu CPU FanSebelum dmiftah bahas lebih lanjut ada baiknya sobat dmiftah paham dulu apa itu CPU dmiftah, CPU Fan merupakan kipas dalam komputer maupun laptop yang memiliki fungsi untuk menstabilkan suhu processor. CPU Fan terdiri dari kipasbaling-baling dan dilengkapi dengan heatsink, sebuah komponen dari logam berbentuk spiral dan berrongga yang berfungsi sebagai media penyerap panas. CPU Fan memiliki socket 4 pin yang dihubungkan langsung ke motherboard sebagai sumber perkembangan teknologi yang semakin canggih, putaran dan detail lain dari kinerja kipas ini bisa di monitoring langsung dari sistem operasi dan BIOS, seperti kecepatan putaran dalam satuan rpm maupun jenis putaran yang secara umum biasanya terdapat 3 jenis yaitu Standard, Silent, dan Turbo tergantung merk perangkat.Pada komputer, kipas ini diletakkan tepat diatas CPU atau processor, tetapi jika dalam laptop posisi kipas ini biasanya kondisional, tergantung dari tipe dan merk serta desain motherboard dari masing-masing dan Fungsi CPU FanSeperti yang dmiftah jelaskan diatas, kipas memiliki fungsi utama untuk menjaga suhu processor agar terhindar panas yang berlebih atau yang lebih dikenal dengan istilah overheat. Kipas atau CPU Fan ini akan terus berputar selama perangkat komputer atau laptop peranan CPU Fan dalam kinerja komputer memiliki skema seperti Komputer atau Laptop dalam bekerja menghasilkan panas. Heatsink kemudian menyerap panas processor dan kipas terus berputar agar heatsink dan processor tetap dingin, atau setidaknya berada pada suhu yang telah ditentukan. Semakin berat pekerjaan processor maka suhunya pun semakin panas, dan kipas pun putarannya semakin sobat dmiftah pasti sering mendengar bunyi kipas atau CPU Fan yang berputar lebih kencang ketika perangkat digunakan untuk kerja keras kan. Seperti saat dipakai untuk membuka aplikasi photo editing, aplikasi video editing, game, dan lain-lain. Penyebab CPU Fan Error atau RusakCPU Fan ini merupakan komponen yang harus diperhatikan. Apalagi jika Komputer atau Laptop digunakan secara terus menerus karena ada beberapa hal yang dapat menyebabkan Error atau terjadinya kerusakan pada CPU Fan tersebut DebuDebu merupakan musuh bebuyutan komputer atau Laptop, terutama bagi CPU Fan. Debu yang menempel pada baling-baling jika dibiarkan akan terus menebal dan menghambat putaran CPU debu sudah tebal dan CPU Fan dipaksa terus berputar maka lambat laun akan rusak. PanasPanas disini maksudnya panas yang disebabkan karena penggunaan Komputer atau Laptop yang terus menerus. Seperti yang dikatakan dalam hukum fisika, setiap benda yang berputar itu memiliki poros. CPU Fan juga digunakan terus menerus diluar batas standar dari fan ini maka porosnya akan BeratSeperti halnya makhluk hidup, CPU fan yang digunakan untuk kerja berat dapat membuat rentan rusak. Kerja berat yang dimaksud adalah jika komputer atau laptop sobat dmiftah digunakan untuk keperluan seperti desain grafis, video editing, game, dan CPU Fan sedang dalam pekerjaan berat ini berupa kipas CPU yang berputar kencang, atau bising. Semakin sering CPU Fan digunakan untuk kerja berat, maka semakin rentan juga untuk CPU Fan ErrorSecara umum kerusakan CPU Fan ditandai dengan beberapa hal seperti berikut Terdengar bunyi disebabkan karena poros kipas yang mulai aus dan baling-baling semakin turun hingga menyentuh permukaan heatsink dan akhirnya gesekan dari baling-baling kipas itu menghasilkan bunyi seperti itu. Suhu di sekitar casing CPU atau permukaan laptop menjadi lebih panas. Ini disebabkan oleh kinerja kipas tersebut yang sudah restart dan muncul pesan "CPU Fan Error!"Komputer atau Laptop tiba-tiba mati. Biasanya ini terjadi karena putaran CPU Fan sudah sangat lambat, tidak bisa mengimbangi suhu processor yang panas. Atau bahkan CPU Fan tersebut sudah tidak berputar sama sekali. Dalam beberapa kasus, jika CPU Fan sama sekali sudah tidak bisa berputar maka komputer atau laptop hanya akan booting sampe POST saja, tidak bisa masuk ke Sistem Operasi. Ini dikarenakan proteksi dari BIOS pada perangkat untuk melindungi komponen dari yang Terjadi Jika CPU Fan Error atau Rusak CPU Fan sebenarnya bukan hanya untuk menstabilkan atau mendinginkan suhu processor, tetapi juga semua komponen di sekitarnya. Sobat dmiftah, kerusakan pada CPU Fan akan berdampak overheating pada komponen komputer atau laptop. Jika sudah beberapa kali overheating, maka komponen-komponen lainnya pun rawan rusak. VGA, processor, bahkan motherboard bisa rusak. Ngeri kan!Cara Memperbaiki CPU Fan yang Error atau RusakMasalah utama yang terjadi pada CPU Fan yang rusak biasanya berupa macetnya putaran CPU Fan yang Macet Disebabkan DebuUntuk mengatasi masalah ini, sobat dmiftah bisa melakukan langkah mudah berikutCara Membersihkan Debu pada CPU Fan KomputerPastikan komputer dalam kondisi off dan terputus dari arus listrik power supply maupun monitorBuka Casing CPUCabut socket fan/kipas. Lakukan dengan perlahan dengan gerakan vertikal atau lurus keatasSeperti yang sobat dmiftah lihat pada gambar diatas, ada 4 pengunci di masing-masing sudut heatsinknyaBuka pengunci heatsink dengan cara memutarkannya 90 derajat berlawanan arah jarum jam atau ke arah kiri kemudian angkat sedikit Lakukan pada semua pengunci heatsink Angkat perlahan hingga heatsink dan kipas terlepas dari motherboardSelanjutnya pisahkan kipas dengan heatsink dengan cara membuka pengunci heatsink dibagian bawah. Untuk membukanya cukup dengan sedikit menekan pengunci ke arah luar heatsink. Untuk membersihkan debu, lakukan dengan cara menyapu seluruh permukaan heatsink dan kipas dengan menggunakan kuas kuas cat kecil atau kuas lukisJika semua langkah sudah selesai pasang kembali CPU Fan dan lupa, pastikan bagian yang menonjol pada heatsink berada dibagian bawah bersentuhan dengan langsung ke processorOleskan pasta CPU pada bagian bawah heatsink yang nantinya bersentuhan dengan processorMasukkan CPU Fan secara perlahan, pastikan pengunci masuk ke dalam lubang. Hati-hati ya sobat dmiftah, jangan ditekan terlalu keras! Karena bisa menyebabkan kerusakan pada pastikan agar kait penguncinya masuk, kemudian sambil ditekan sedikit, putar pengunci ke kanan atau searah jarum semua pengunci telah terpasang agar CPU Fan tidak lupa pasang kembali kabel konektor atau socket kipas. Percuma kan kalo kabelnya gak dipasang, sampai lebaran tahun depan juga CPU Fan gak bakal nyala ƾ˜â€čLupa socket atau port nya yang mana? Tenang. Cari socket yang kecil ada 4 pin disekitar processor dan ada tulisan CPU FANCara Membersihkan Debu pada CPU Fan LaptopCara membersihkan CPU Fan pada laptop tidak jauh berbeda dengan membersihkan CPU Fan pada komputer diatas. Hanya saja sobat dmiftah harus lebih hati-hati. Berikut langkah-langkahnya Pastikan Laptop dalam keadaan off. Buka casing laptop. Lakukan dengan hati-hati. Jika sobat dmiftah belum begitu paham, cari dulu tutorialnya di Internet sesuai dengan model Laptop yang sobat dmiftah gunakan. Cabut baterai socket kipas dengan cara dorong bagian sisi socket secara perlahan dan bergantian kiri-kanan dengan menggunakan obeng minus kecil atau benda tumpul skrup kipas, kemudian angkat kipas dari putaran kipas dengan sedikit memutarkan baling-baling kipas dengan jari. Jika putaran kipas lancar dan tidak terlihat debu menyumbat kipas, sobat dmiftah tidak perlu membuka bagian dalam kipas. Tapi jika putaran sedikit tersendat atau macet, sobat dmiftah bisa membuka bagian dalam kipas dengan cara melepas skrup pada bagian sisi sisi ventilasi udara kipas dengan menggunakan kuas yang hal yang sama pada bagian dalam kipas jika bagian dalam kipas juga dibukaPasang kembali kipas atau fan dengan mengencangkan skrup dengan lupa untuk memasang kembali socket kipas atau fan dengan cara mendorong socket secara perlahan hingga socket terpasangPasang kembali baterai atau komponen lain yang sobat dmiftah lepas semua komponen dan socket sudah terpasang dengan benar, kemudian pasang kembali casing CPU Fan yang Macet disebabkan Aus pada PorosUntuk mengatasi CPU Fan yang macet disebabkan karena aus pada poros baling-baling kipas, caranya cukup mudah ya sobat CPU Fan seperti yang telah dijelaskan pada langkah penutup poros fanTeteskan pelumas pada poros kipas. Jangan terlalu banyak ya sobat dmiftah, 2 tetes saja baling-baling kipas dengan jari agar pelumas menyebar ke seluruh poros sobat dmiftah perhatikan, gunakan pelumas yang baik. Dmiftah sendiri menggunakan pelumas merk ini, karena selain murah pelumas ini memang pelumas mesin yang serbaguna dan mudah dicari. Hindari menggunakan minyak goreng ya sobat dmiftah karena sifat minyak goreng itu suka meninggalkan bekas berupa endapan putaran baling-baling sudah normal, tutup kembali penutup porosnya agar poros baling-baling terhindar dari debu. Sobat dmiftah juga bisa menggunakan penutup lain seperti solatif jika penutup poros baling-baling sudah terlanjur rusak atau tidak tersebut juga berlaku untuk mengatasi poros baling-baling fan Laptop yang Agar CPU Fan Tidak Cepat Rusak Untuk memastikan CPU Fan dalam kondisi optimal, sobat dmiftah sebaiknya melakukan perawatan secara rutin setidaknya dua bulan sekali dengan melakukan pembersihan debu. Untuk laptop, secara umum bisa lebih dari dua bulan karena laptop didesain dengan casing tertutup dan sobat dmiftah ingat, untuk pasta cpu tidak perlu menambahkannya secara rutin, hanya sesekali saja jika sudah benar-benar ulasan dmiftah tentang Cara Mudah Mengatasi Kipas CPU Komputer dan Laptop yang Rusak / Error. Kunjungi selalu untuk update info, tips, dan ulasan terbaru lainnya. Ciri Khas Processor Komputer Rusak dan Penanganan yang Tepat Processor Komputer Rusak – Processor Sebagai otak dalam sebuah komputer yang berfungsi sebagai pusat pengenalan seluruh perangkat yang terkoneksi didalam sebuah komputer tentu sangat penting dan ditakuti bilamana sampai bermasalah. Ciri dari kerusakan prosessor ini dapat dikenali bilamana kita mengatahui tanda yang dikeluarkan. Saat ini Processor didominasi oleh dua brand besar yang saling bersaing dalam menentukan kemampuan dari masing – masing mereknya yaitu INTEL dan AMD. Masing masing brend ini memiliki kemampuan dan kelebihan yang dimiliki untuk dapat dipilih oleh konsumen. Sebelum kita lihat secara detail apa sih ciri khas nya, sebaiknya kita lebih memahami terlebih dahulu penyebab kenapa bisa processor sebagai perangkat vital dari laptop bisa rusak dan pencegahan terbaik agar prosesor komputer dapat bertahan lama dari kerusakan. Penyebab Processor Rusak Processor sebagai otak inti dari sebuah perangkat komputer dan laptop tentu paling vital dan ditakuti apabila telah mengalami kerusakan. Banyak penyebab yang mungkin bisa terjadi dan bisa saja secara tidak sadar kalian telah melakukan kesalahan yang membuat prosessor tidak dapat digunakan pada waktu yang lama. Apa saja sih penyebabnya? Yuk kita lihat dibawah ini lebih lanjut. 1. Debu dan Kotoran Debu dan Kotoran lainnya mungkin tidak langsung merusak prosesor, atau bahkan mematikannya sama sekali. Namun, ternyata debu dan benda asing lainnya "dapat" mengganggu performa kipas atau kipas prosesor. Jika debu merusak kinerja kipas prosesor, bersiaplah menghadapi gejala panas berlebih, seperti dijelaskan di atas. Debu yang menumpuk dan mengendap dapat menyebabkan korsleting pada pin atau bahkan bekas solderan motherboard. 2. Overheating Overheating adalah kondisi di mana prosesor mengalami panas berlebih oleh karena panas yang berlebih yang dihasilkan oleh motherboard dan kondisi ini bila terus menerus dibiarkan dapat menyebabkan IC terbakar dan dapat menjadi penyebab prosesor tidak lagi dapat digunakan. Kondisi overheating inilah yang paling sering menjadi penyebab rusaknya prosesor laptop. Apa Penyebab Overheating? Ada beberapa penyebab terjadinya overheating yang bahkan tanpa disadari oleh kebiasaan dalam penggunaan laptop yang salah, diantaranya fan processor / Kipas yang mati atau melambat. Suhu didalam atau luar ruangan saat memakai kondisi panas. Pemakaian laptop berlebihan . Voltase listrik tidak stabil Memory Rusak Virus membuat kerja Processor meningkat Langkah Mencegah Overheating Cara paling cerdas mencegah overheat adalah dengan membuat laptop tidak terlalu tertutup bawahnya. Sesuaikan kapasitas komputer notebook sesuai dengan penggunaan, agar tidak menimbulkan overheat. Solusi lainnya adalah Anda dapat menempatkan kipas tambahan atau eksternal, atau Anda dapat menempatkan laptop di ruangan yang lebih dingin, yang meminimalkan terjadinya panas berlebih. 3. Processor dan RAM Tidak Singkron Jelas, ada hubungan erat antara RAM dan prosesor. Kondisi RAM prosesor yang tidak mendukung spesifikasinya dapat menyebabkan prosesor pada komputer portabel mengalami kegagalan fungsi. Kok bisa?? Dapat disamakan dengan RAM komputer atau prosesor seperti tubuh manusia dan suplemen. Tidak semua suplemen cocok, sehingga tubuh manusia meresponnya. Ini sama dengan RAM dan prosesor. Tidak semua prosesor terutama prosesor kelas bawah dapat ditanamkan RAM dalam kapasitas tertentu yang membuat tidak dapat menampung. Jika digunakan secara paksa, hal ini akan menyebabkan prosesor juga memaksa bekerja lebih keras dan hal ini juga dapat menyebabkan korsleting, yang akan menyebabkan prosesor rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Mencegah Kerusakan Pada Processor Komputer Saat kita telah melihat ciri khas dari processor yang rusak, tentu kita haruslah mengetahui pula teknik merawat dan menangani perangkat agar dapat bertahan lama dipakai dan tidak rewel. Langkah dibawah ini mungkin membutuhkan keahlian khusus karena dibutuhkan proses pembongkaran komputer atau laptop milikmu agar dapat melihat langsung fisik dari processor kalian lebih jelas. Kalau kalian tidak mengetahui atau ragu, kami menyarankan untuk membawa ke service center atau teknisi yang berpengalaman ya, jangan ntar makin parah. hehe 1. Penambahan Kipas Pada CPU Jika Anda menggunakan komputer secara terus menerus atau dalam waktu lama, sangat disarankan untuk menambahkan kipas ke komputer. Ini adalah cara untuk menjaga suhu komputer dalam keadaan yang wajar. Dengan menambahkan Kipas pada Komputer, tentu akan memberikan sensasi pendinginan yang lebih baik. Berguna bilamana pemakaian yang lama atau pemrosesan program atau aplikasi berat. Namun sisi negatif dari penambahan kipas pada Laptop adalah, dengan semakin banyaknya fan tentu akan lebih banyak pula angin yang masuk kedalam CPU, ini dapat berimbas kepada debu yang sejalan memasuki kedalam perangkat milik kalian. 2. Rutin Melakukan Pemberishan Motherboard Hal pertama untuk mencegah kerusakan pada processor adalah dengan membersihkan motherboard secara teratur. Anda bisa menggunakan koas atau kipas angin dengan daya cukup seminggu sekali. Bersihkan secara rutin untuk mencegah tersumbat oleh debu dan kotoran lainnya, yang dapat menyebabkan komputer menjadi terlalu panas dan menurunkan performanya saat digunakan. 3. Bersihkan Media atau Meja Tempat Meletakkan Komputer Pemakaian komputer dilokasi yang kotor dan berdebu tentu akan beresiko menjadikan perangkat milikmu rusak dan bermasalah. Karena debu disekitar CPU akan tersedot melalui kipas yang kita gunakan, hal ini akan menyebabkan panas berlebih dan merusak kipas komputer atau putaran yang melambat. Debu juga memiliki karakteristik dapat menyalurkan listrik statis loh, ini bisa saja menjadi penyebab korslet atau bersatunya pin yang seharusnya tidak boleh bertemu. 4. Spesifikasi yang berimbang antara RAM dan Processor Sangat penting untuk meningkatkan performa komputer dengan menambah RAM yang digunakan, terutama bagi para gamers yang ingin memainkan game-game berat baik online maupun offline. Namun saat menambah RAM, beberapa faktor harus diperhatikan, seperti RAM yang tidak tepat dan spesifikasi prosesor, RAM dengan spesifikasi berbeda dapat menyebabkan komputer benar-benar gagal melakukan booting. 5. Hindari OverClocking Performa processor telah dibatasi setingan maksimumnya, sehingga processor yang digunakan tidak akan rusak akibat program yang berjalan overheating atau overheat. Namun, banyak orang terutama gamer yang melakukan overclocking untuk menghilangkan batasan tersebut agar dapat menjalankan program dengan lebih baik menurut mereka. Namun hal ini pastinya akan memberikan beban berlebih pada prosesor yang kalian miliki, sehingga beberapa langkah perlu dilakukan agar prosesor tetap bekerja, seperti menambah kipas dan memasang sistem Water Coling yang akan memberikan pendinginan lebih baik dan lebih cepat. Overclocking memang bisa memberikan performa tinggi, namun tidak disarankan karena akan merusak prosesor, RAM, atau perangkat lain dikomputer kalian. Ciri Khas Processor Komputer Rusak 1. Suara Beep yang Khas Bunyi bip menunjukkan bahwa komponen komputer rusak. Komponen ini bisa juga menjadi sebuah pertana processor yang rusak atau RAM, hard drive, Power Suply dan sistem operasi. Bunyi bip yang dibunyikan akan bervariasi, menunjukkan komponen mana yang rusak, dan bunyi bip juga akan dipengaruhi oleh jenis BIOS yang digunakan. 2. Laptop Mati Total Keadaan ini merupakan keadaan yang dapat menyebabkan banyak kerusakan pada komponen komputer yang kita gunakan. Komponen tersebut antara lain VGA, RAM, PSU, dan tentunya prosesor. Yang bisa dilakukan adalah melakukan pengecekan perangkat satu per satu, namun jika semua perangkat dalam keadaan baik maka sebaiknya dilakukan pengecekan dan perbaikan prosesor. 3. Komputer Mati Mendadak Jika prosesor rusak, hal berikutnya yang harus kita perhatikan adalah komputer mati secara tiba-tiba. Ini karena salah satu jumper pada prosesor dapat rusak, menyebabkan panas berlebih atau panas berlebih. Panas berlebih disebabkan oleh ketidakmampuan prosesor untuk berfungsi dengan baik. Jika terus berlanjut, prosesor yang digunakan akan rusak parah, dan prosesor harus segera diganti. Namun keadaan ini tidak menutup kemungkinan adanya tanda-tanda bahwa komponen lainlah yang mengalami kerusakan. Komponen tersebut seperti Power Suply dengan voltase yang tidak stabil, atau bisa saja sebuah Ciri Khas Ram Komputer yang rusak. 4. Komputer Restart Sendiri Terkadang saat mau hidupkan laptop, Cuma jalan sebentar ehh restart sendiri atau bahkan langsung mati. Jika gejala tersebut berulang setelah dilakukan pengecekan apakah hardware dan power supply yang kita gunakan dalam keadaan baik, bisa dipastikan bahwa processor yang kita gunakan rusak. 5. Panas yang Berlebihan Setelah menyalakan komputer untuk jangka waktu tertentu, komputer mungkin menjadi terlalu panas. Ini terjadi karena processor yang digunakan rusak atau telah melemah. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dengan kelainan yang dialami oleh komputer / laptop yang kita gunakan. 6. Blank Screen pada Komputer Hal pertama yang harus kita perhatikan adalah layar monitor tidak menampilkan apapun, yang disebut layar kosong. Ini berbeda dengan layar biru atau layar hitam karena kerusakan monitor. Blank Screen berarti monitor dapat dihidupkan, tetapi tidak ada yang ditampilkan dari CPU, ini karena BIOS tidak dapat merespons apa pun yang dikarenakan prosesor rusak. Pada saat yang sama, Blank Screen bisa mengacu pada situasi di mana layar tidak dapat dihidupkan sama sekali dan hanya tampil layar biru yang disebabkan oleh kesalahan program. Namun, Blank Screen belum tentu menunjukkan bahwa prosesornya rusak. Namun hal ini mungkin saja disebabkan oleh kerusakan lain, seperti RAM, kerusakan VGA, kerusakan sambungan kabel monitor, dll. Oleh karena itu, kita harus memastikan satu persatu apakah prosesor yang digunakan rusak atau komponen lainnya mengalami kerusakan. 7. Gagal Membuka Software Tertentu Terkadang saat ingin melakukan dalam membuka program besar atau multitasking, software mengalami crash atau kegagalan saat baru memulai atau bahkan dipertengahan saat pemakaian. Inilah salah satu ciri yang menandakan bahwa processor yang kita gunakan mengalami kerusakan. Karena program yang dijalankan perlu memproses dan menghitung data yang cukup. Ketidakmampuan prosesor untuk memproses data akhirnya mencegah sistem melakukan operasi ini. Namun, ini juga bisa terjadi jika ada masalah dengan komponen lain seperti RAM dan data rusak. Jika ini terjadi, Anda harus memeriksa sebelum menentukan bahwa prosesor rusak. 8. Fisik Procesor Rusak Kalau kita langsung cek fisik processornya, mungkin lebih mudah dalam melihatnya secara visual. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah processor rusak secara fisik, walaupun ini membutuhkan proses yang agak rumit karena harus melepas PC dan motherboard bekas. Kerusakan Fisik pada Processor Laptop Sebahagian badan processor terbakar atau menghitam. Bengkok Sebahagian Jumper sehingga tidak masuk ke slot Beberapa Pin Jumper Terlihat patah. Jika prosesor yang kita gunakan mengalami situasi ini, sebaiknya ganti atau perbaiki prosesor tersebut, karena akan berpengaruh pada kinerja komputer itu sendiri. Prosesor adalah salah satu komponen komputer yang penting dan berfungsi untuk memproses data dan mengontrol sistem yang ada pada komputer. Prosesor juga bisa disebut sebagai otak dari komputer. Secara singkat, prosesor bekerja untuk melakukan perhitungan serta menjalankan perintah-perintah yang diperintahkan oleh pengguna komputer itu dalam sebuah komputer, perangkat ini bekerja layaknya sebuah mesin yang mana kinerjanya harus dibantu oleh komponen-komponen lain seperti mainboard, memory, dan banyak hal lainnya. Prosesor juga harus dijaga dengan baik karena jika mengalami kerusakan maka dapat dipastikan bahwa komputer itu tidak akan bisa bekerja sama sebab itu, rasanya penting bagi pengguna untuk mengidentifikasi ciri-ciri prosesor rusak agar tidak akan berdampak parah dan anda juga bisa sesegera mungkin untuk menggantinya. Karena jika tidak, otomatis komputer tidak akan bekerja seperti biasanya. Demikian, berikut ini adalah ciri-ciri prosesor rusak yang perlu Komputer Tidak Menyala Blank ScreenImage paling utama yang terlihat jelas jika prosesor rusak adalah terjadinya blank screen ketika anda menyalakan komputer atau laptop. Blank screen terjadi karena BIOS tidak menanggapi apapun, hal itu dikarenakan prosesor atau otak komputer telah mengalami screen adalah kejadian dimana anda menyalakan komputer, namun monitor atau layar tidak menunjukkan gambar apapun. Ini merupakan salah satu tanda yang disebabkan dan bisa jadi karena kerusakan prosesor. Jika kejadiannya seperti ini, maka mau tidak mau anda harus mengganti prosesor secepatnya. Anda bisa memilih prosesor baru, entah itu AMD, Intel atau yang lainnya. Mengganti prosesor tidak semudah yang dikira, karena jika prosesor komputer terisolasi ke motherboard, otomatis anda harus mengganti motherboard komputer sekaligus dengan prosesornya. Selain menambah biaya, tentu saja mengganti motherboard sekaligus prosesor harus membutuhkan tenaga bukan berarti blank screen hanya disebabkan oleh prosesor yang rusak, bisa jadi banyak kemungkinan seperti disebabkan memori RAM rusak, VGA rusak, patahnya kabel monitor, dan lain sebagainya. Maka dari itu, ada baiknya pengguna memastikan dengan benar apakah tidak ada masalah yang terjadi di bagian komponen lain sebelum anda menyimpulkan bahwa blank screen disebabkan oleh kerusakan pada prosesor.*Baca juga Perbedaan Prosesor Dual Core, Quad Core, dan Octa Core Pada Android2. Komputer Tiba-Tiba MatiImage satu penyebab komputer tiba-tiba mati adalah karena terjadinya kerusakan prosesor. Hal ini terjadi biasanya karena prosesor komputer anda mengalami patah pada salah satu jumper pinnya. Atau karena sering mengalami overheat sehingga menyebabkan segi fisik prosesor mengalami beberapa kerusakan yang cukup parah. Sehingga wajar saja jika prosesor tidak dapat berjalan dengan tentu saja komputer tiba-tiba mati tidak hanya disebabkan oleh kerusakan prosesor. Tidak stabilnya tegangan PSU dan overheating RAM yang cukup parah serta dapat menyebabkan masalah seperti Kegagalan Pada Saat Membuka Program-Program TertentuImage prosesor serta dapat menyebabkan kegagalan saat membuka program-program tertentu. Biasanya program-program gagal terbuka adalah program yang membutuhkan pengolahan data dengan jumlah besar. Alasan kegagalan tersebut pun bermacam-macam seperti masalah RAM, data corrupt, dan lain sebagainya. Jika komputer pengguna menemui masalah tersebut, mungkin saja telah terjadi beberapa kerusakan tertentu pada bagian prosesor sehingga tidak dapat menjalankan operasi dengan sempurna.*Baca juga Pengertian Processor dan Macam-Macam ProcessorAdapun program-program yang menemui kendala seperti ini adalah ketika melakukan extracting file besar, menginstalisasi program berat, bermain game dengan kualitas tinggi, dan lain sebagainya. Intinya, apabila anda membuka aplikasi yang membutuhkan pengolahan data dengan jumlah besar tapi mengalami error atau kegagalan, dan perangkat keras lain tidak mengalami masalah. Bisa jadi permasalahannya terletak pada prosesor komputer Sistem Hanya Menyala Sementara Atau Resrtart BerulangImage prosesor mengalami kerusakan selanjutnya adalah ketika pengguna menghidupkan komputer, namun menyalanya hanya sementara dan setelah itu kadang kala mati lagi dan tiba-tiba menyala lagi dan seterusnya. Artinya komputer mengalami restart berulang-ulang. Dan jika pada saat diperiksa perangkat keras lain baik-baik saja, maka dapat dipastikan masalah ini terjadi akibat kendala yang ada pada prosesor Komputer Tidak Dapat Menyala Sama SekaliImage banyak kemungkinan, namun komputer yang tidak dapat menyala sama sekali salah satunya disebabkan oleh prosesor yang telah mengalami kerusakan. Namun tetap saja pastikan terlebih dulu tidak ada yang rusak di bagian komponen lain seperti PSU, VGA, RAM, Motherboard dan lain sebagainya. Jika memang terbukti komponen lain baik-baik saja, maka tidak salah lagi bahwa prosesor komputer anda telah mengalami kerusakan. Alangkah baiknya untuk memperbaikinya sesegera Melihat Keadaan ProsesorImage saja untuk membuktikan bahwa prosesor mengalami kerusakan adalah dnegan cara melihat secara langsung keadaan fisik prosesor tersebut. Adapun ciri fisik prosesor rusak biasanya terdapat patah pada jumper pin, kemudian hangus atau terbakar pada beberapa bagian dari prosesor, putusnya saluran listrik, memudarnya fotolitografi, dan lain-lain. Prosesor yang mengalami kerusakan maka besar kemungkinan prosesor tersebut tidak akan berfungsi lagi dengan baik.*Baca juga Serangan Bug Prosesor Meltdown dan Spectre Beserta Cara Mengatasinya***Perlu diketahui, Indoworx tidak hanya menyajikan informasi-informasi bermanfaat saja, tapi kami juga menyediakan keperluan hosting, domain, SSL, dan lain sebagainya yang tentunya akan sangat membantu untuk kinerja website anda. Jika anda berminat, maka bisa langsung buka di beranda website kami, yaitu Sekaligus jangan lupa untuk mengunjungi untuk membeli pulsa dan kuota secara Unduh PDF Unduh PDF Saat komputer Anda bertingkah, mengetahui cara mengatasi masalahnya sendiri adalah hal yang berguna. Dengan demikian, Anda tidak harus membawanya ke toko perbaikan komputer untuk setiap problem yang muncul. Ada berbagai hal yang bisa terjadi pada komputer Anda, tetapi pada umumnya Anda bisa melacak dan membetulkan masalahnya sendiri. 1 Matikan dan nyalakan kembali komputer Anda. Kelihatannya hal ini adalah saran yang simpel, tetapi bisa membetulkan banyak masalah yang Anda hadapi. Tekan tombol Power atau gunakan perintah Shut Down untuk mematikan komputer dengan aman. Jika komputer tidak merespons, tekan tombol Power dan jangan lepaskan selama lima detik untuk memaksa komputer mati. Biarkan komputer Anda selama sekitar tiga puluh detik sebelum Anda menyalakannya kembali. 2Cobalah mencari penyebab masalah yang Anda hadapi. Ingat-ingat kapan komputer mulai bermasalah. Apa ada sebuah program baru yang dipasang, atau perubahan pada perangkat kerasnya? Apa ada program mencurigakan yang diunduh, atau terpasang dalam satu paket dengan program lainnya? Apa ada masalah mati lampu dan sekarang komputer And tidak berfungsi dengan benar? Mempersempit kemungkinan penyebab masalah akan membuat Anda jauh lebih mudah dalam menentukan langkah selanjutnya. 3Periksa semua kabelnya. Kabel daya yang longgar bisa mencegah komputer Anda menyala. Pelindung arus yang buruk juga bisa menjadi sumber masalahnya. Selain itu, papan ketik atau tetikus Anda mungkin terlepas dari soketnya. Kabel monitor Anda juga bisa saja longgar. Periksa semua koneksi ini, Anda toh hanya membutuhkan sedikit waktu untuk melakukannya. 4 Lakukan pencarian Google untuk masalah yang Anda alami. Ada begitu banyak isu yang mungkin dialami komputer Anda. Program-program, sistem operasi, perangkat keras, atau pengaturan jaringan bisa saja bermasalah. Meski artikel ini tidak mungkin membahas semua problem potensialnya, setidaknya ada kemungkinan orang lain pernah menghadapi masalah yang sedang Anda alami. Mencari lewat Google untuk menemukan solusinya sering kali menjadi jalan tercepat untuk membuat komputer Anda berfungsi kembali. Lakukan pencarian secara spesifik. Ketikkan nama program dan sistem operasi Anda. Carilah pesan kesalahan yang Anda dapatkan, serta kodenya. Berfokuslah pada kata kunci yang menjelaskan masalah Anda. Cobalah mempersempit ruang pencarian agar secocok mungkin dengan situasi yang Anda alami. Berfokuslah pada forum-forum teknologi saat menjelajahi hasil pencarian. Anda akan sering menjumpai panduan-panduan serta saran-saran yang paling lengkap dan berguna dari situs-situs ini. 5 Iklan 1Hindari mengunduh semua program yang mengklaim bisa mempercepat komputer Anda. Hampir semua program seperti ini adalah tipuan atau akan menjadi kendaraan bagi program-program adware. Anda bisa meningkatkan kecepatan komputer sendiri tanpa bantuan program-program ini. 2 Tutup semua program yang tidak Anda gunakan. Semakin banyak program yang dijalankan di komputer Anda, semakin lambat prosesnya. Sistem operasi Anda biasanya juga akan memuat beberapa program latar saat ia mulai bekerja. Pada Windows, banyak program yang berjalan sebagai program latar akan menampilkan ikonnya pada bagian System Tray. Klik kanan pada ikon-ikon ini untuk menutup programnya. Pastikan Anda menyimpan semua hasil kerja sebelum menutup sebuah program. 3 Tutup paksa program-program latar atau yang tidak merespons. Satu-satunya cara menutup program-program ini adalah dengan memaksakan penutupan. Ada beebrapa cara untuk melakukannya Windows - Tekan Alt+F4 untuk menutup paksa sebuah program aktif. Jika Alt+F4 tidak berfungsu, tekan Ctrl+⇧ Shift+Esc untuk membuka daftar semua program yang sedang berjalan. Pilih program yang ingin Anda tutup paksa dan klik End task. Mac - Tekan ⌘ Cmd+⌄ Opt+Esc untuk membuka daftar program yang sedang berjalan. Pilih program yang ingin Anda tutup paksa dan klik Force Quit. Anda juga bisa menekan ⌘ Cmd+⌄ Opt+⇧ Shift+Esc selama tiga detik untuk menutup paksa sebuah program yang aktif. 4 Kurangi jumlah program yang dimuat saat komputer menyala. Banyak program memiliki pengaturan berjalan otomatis saat sistem operasi Anda menyala. Ketika hal ini terjadi, proses penyalaan komputer bisa menghabiskan banyak waktu. Menyingkirkan program yang tidak Anda gunakan dari daftar muat saat komputer menyala akan membantu mempersingkat waktu yang diperlukan komputer Anda hingga siap dipakai. Hal ini juga akan mengurangi beban muat umumnya saat Anda menggunakan komputer. Pelajari tips-tips tentang menonaktifkan program-program yang berjalan saat komputer menyala. 5 Kosongkan sebagian ruang pada diska keras Anda. Agar sistem operasi Anda berjalan dengan efisien, pastikan setidaknya 15-20% dari kapasitas total penyimpanan di diska keras Anda bebas. Hal ini berfungsi agar sistem bisa menuliskan berkas-berkas temporer sehingga ia bisa beroperasi dengan lebih lancar. Salah satu cara tercepat untuk membebaskan ruang adalah mengurutkan folder Downloads dan menghapus apa pun yang sudah tidak Anda perlukan lagi. Hal ini termasuk program-program pemasang, musik serta video unduhan, dan dokumen-dokumen besar. Menghapus program yang sudah tidak Anda gunakan lagi juga bisa membebaskan banyak ruang. Hal ini terutama efektif pada beberapa permainan video, yang bisa menghabiskan ruang hingga sebanyak 30 GB atau lebih. Untuk mengetahui cara menghapus program pada Windows, klik di sini dan untuk Mac, klik di sini. Peralatan Disk Cleanup di Windows akan memindai berkas yang sudah tidak Anda gunakan lagi. Berkas ini, jika dihapus, bisa membebaskan banyak ruang penyimpanan. Pelajarilah cara menggunakan Disk Cleanup. 6 7 Lakukan pemindaian virus dan malware. Komputer yang sebelumnya berfungsi dengan baik lalu tiba-tiba melambat mungkin terinfeksi virus. Ini adalah gejala umum infeksi virus, tetapi bukan selalu menjadi penyebabnya. Pemindaian antivirus rutin akan membantu melindungi sistem Anda dari virus. Virus tidak hanya memengaruhi performa komputer, tetapi juga membuat Anda berisiko kehilangan data-data personal Anda. Carilah tips untuk memeriksa dan menyingkirkan infeksi virus. 8 Matikan efek-efek visual ekstra di Windows Vista dan Windows 7. Jika Anda menggunakan Windows Vista atau Windows 7, efek desktop Aeronya mungkin memperlambat komputer Anda. Menonaktifkan efek-efek ini sangat disarankan untuk komputer yang lebih tua, dan bisa sangat meningkatkan performanya. Pelajari tips tentang cara menonaktifkan Aero di Windows Vista dan Windows 7. 9 Pasang ulang sistem operasi Anda. Sering kali, cara termudah untuk mempercepat komputer adalah dengan menghapus semuanya dan memulai kembali dari awal. Memasang ulang sistem operasi Anda biasanya hanya membutuhkan waktu tidak lebih dari satu jam. Cara ini akan benar-benar menghapus semua data pada diska keras Anda, dan sering kali akan membuat komputer beroperasi seolah-olah kondisinya masih buru. Lihat artikel-artikel di bawah ini untuk mempelajari detail-detail tentang memasang ulang OS tertentu Windows 7 Windows 8 Windows Vista OS X Windows XP Ubuntu Linux Iklan 1Mulai ulang komputer Anda. Seperti kebanyakan masalah komputer, memulai ulang komputer bisa membantu membetulkan isu jaringan yang Anda hadapi. Pastikan Anda menyimpan semua berkas yang terbuka sebelum memulai ulang komputer Anda. 2 Atur ulang perangkat keras jaringan Anda. Ada kemungkinan besar bahwa pengaturan ulang perangkat keras bisa membetulkan masalah yang terjadi. Hal ini terutama efektif jika sebelumnya komputer berjalan dengan lancar dan sekarang tidak. Cari modem dan router jika Anda punya dan cabut kabel daya dari sisi belakang kedua alat tersebut. Tunggu setidaknya tiga puluh detik, lalu pasangkan kembali kabel daya modemnya. Tunggu hingga modem menyala penuh dan tersambung. Anda mungkin harus menunggu selama satu menit atau lebih lama lagi. Colokkan kembali kabel daya untuk router setelah modem tersambung. Anda seharusnya akan tersambung lagi ke jaringan setelah router benar-benar menyala. 3 Bersihkan cache DNS Anda jika beberapa situs tidak termuat. Mungkin ada masalah cache DNS Anda jika beberapa situs tertentu tidak bisa dimuat. Cache DNS menyimpan nama-nama host dari situs-situs yang Anda kungjungi. Jika bagian cache ini terkorupsi atau tidak terbarui, Anda mungkin tidak bisa tersambung ke beberapa situs tertentu. Klik di sini untuk mengetahui cara membersihkan cache DNS pada komputer mana pun. Anda hanya membutuhkan satu atau dua menit untuk melakukan hal ini. 4 Ubah saluran jaringan nirkabel Anda jika Anda berada di area yang ramai. Jika Anda tinggal di kompleks apartemen atau asrama, mungkin ada lusinan jaringan nirkabel yang terdeteksi. Hal ini menyebabkan interferensi dan koneksi yang tidak lancar. Mengubah saluran jaringan nirkabel Anda bisa membantu mengatasinya. Carilah panduan tentang cara menentukan saluran terbaik untuk menyambungkan jaringan Anda. 5Hubungi penyedia jasa layanan internet Anda. Mungkin ada masalah layanan atau problem dengan perangkat keras pada modem Anda. Hubungi layanan teknis penyedia jasa internet Anda jika Anda sudah mencoba mengatur ulang semuanya sendiri tetapi tidak berhasil. Iklan 1 Hapus semua program yang tidak dikenal. Anda mungkin tidak sengaja memasang adware bersamaan dengan program lain yang diunduh dari internet. Gejala utama dari terpasangnya program ini adalah banyak pop-up saat Anda menjelajahi internet, atau hasil pencarian Anda akan dialihkan. Langkah-langkah ini akan membantu menghapus sebagian besar adware, meski Anda mungkin harus mencari solusi untuk infeksi spesifik yang Anda alami. Untuk mengetahui cara menghapus program di Windows, klik di sini, dan untuk Mac, klik di sini. Hapus semua program di daftar yang Anda tidak ingat pernah Anda pasang, atau kelihatannya mencurigakan. Cari namanya di Google jika Anda tidak yakin. 2 Jalankan pindaian antiadware. Program-program ini dirancang untuk mencari dan menghapus adware dari komputer Anda. Program-program ini beroperasi secara berbeda daripada program-program antivirus, dan bisa mendeteksi banyak hal yang tidak bisa dilacak oleh program antivirus. Unduh, pasang, dan jalankan setiap program ini untuk menyingkirkan adware di komputer Anda. AdwCleaner - Malwarebytes Antimalware - HitmanPro - 3 Atur ulang peramban internet. Kebanyakan adware menyerang peramban internet untuk memasang toolbar penyusup, mengubah halaman utama, dan mengalihkan hasil pencarian. Mengatur ulang peramban akan menghapus semua program yang terpasang padanya. Carilah petunjuk tentang mengatur ulang Internet Explorer. Klik di sini untuk mengetahui cara mengatur ulang Chrome. Carilah petunjuk tentang mengatur ulang Firefox. Carilah petunjuk tentang mengatur ulang Safari. 4Carilah panduan tentang infeksi spesifik yang Anda alami. Langkah-langkah di atas merupakan langkah-langkah penghapusan adware secara umum, tetapi banyak infeksinya memerlukan beberapa langkah ekstra, misalnya mengatur ulang berkas hosts atau membetulkan shortcut peramban. Carilah daring tentang jenis infeksi spesifik yang Anda hadapi Anda biasanya bisa mengetahui namanya dengan memerhatikan mesin pencari yang menjadi target pengalihan pencarian Anda. wikiHow juga memiliki banyak artikel yang dibuat untuk mengatasi berbagai infeksi adware spesifik. Iklan 1 2 3 Lakukan tes terhadap suplai daya komputer Anda. Suplai daya adalah bagian yang menyerap daya dari dinding lalu mengirimkannya ke setiap komponen komputer. Jika suplai daya ini rusak, komputer bisa mengalami crash atau tidak menyala sama sekali. Jika perangkat keras Anda menyerap lebih banyak daya daripada yang bisa diberikan oleh suplai daya Anda, komputer bisa crash saat bekerja keras. Cari panduan tentang cara mengetes suplai daya Anda. Klik di sini untuk mengetahui tips cara mengganti bagian suplai daya yang rusak. 4 Uji kartu grafik Anda dengan monitor berbeda jika tidak ada apa pun yang tampak pada monitor Anda. Jika Anda mengalami problem yang berhubungan dengan gambar, biasanya hal ini karena kartu grafik atau monitor Anda bermasalah. Pasang monitor baru pada komputer Anda. Jika gambar bisa ditampilkan pada monitor baru tersebut, berarti monitor lama Anda rusak. Jika gambar tidak muncul pada monitor baru, berarti ada masalah pada kartu grafik Anda. Klik di sini untuk mengetahui cara mengganti kartu grafik. Iklan 1 Bersihkan bagian dalam komputer. Penyebab utama komputer yang berisik adalah menumpuknya debu di dalam komputer. Membersihkan komputer akan membantu menurunkan suhu dan suaranya ke tingkat minimal. Bersihkan bagian dalam komputer setiap enam bulan sekali. Bersihkan dengan lebih sering jika Anda punya hewan peliharaan atau asap. Klik di sini untuk mengetahui cara membersihkan komputer. Pastikan Anda berfokus pada kipasnya, yang biasanya merupakan sumber suara. 2 Ganti kasing kipas Anda. Kipas di dalam komputer akan menjaga agar suhunya tetap dingin, tetapi juga merupakan sumber suara utama. Mengganti kipas dengan yang lebih besar dan efisien bisa menjaga agar komputer tetap tenang dan lebih dingin. Carilah tips tentang cara memasang kipas. 3 Ganti komponen pendingin pada CPU Anda. Salah satu kipas yang paling berisik dalam komputer adalah kipas CPU. Ini karena CPU biasanya merupakan komponen terpanas, sehingga kipas CPU sering berjalan pada kecepatan maksimal. Mengganti kipas CPU dengan yang lebih efisien bisa mengurangi suara dari komputer Anda. Carilah petunjuk tentang cara memasang komponen pendingin baru pada CPU. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?

cara memperbaiki prosesor pc yang rusak